Sabtu, 03 September 2016

Struktur Pengurus PKK Kec. Kalitidu

Pengurus PKK Kecamatan Kalitidu




Ketua Dewan Penyantun      :  Ny. Nanik Lusetiyani,S.Sos,MM
Ketua                                 :  Ny. Hj. Mundir
Wakil Ketua                        :  Ny. Jaelani

Sekretaris I                        :  Ny. Yulis Puspohayati
Sekretaris II                       :  Ny. Jumiatik
Sekretaris III                      :  Ny. Yefirma Yani Y.
Sekretaris IV                      :  Ny. Eka Rahmawati

Bendahara                          :  Ny. Lu'luatul Munawaroh
Wakil Bendahara                 :  Ny. Marpi'ah

KELOMPOK - KELOMPOK KERJA
Kelompok Kerja I
Ketua                                :  Ny.  Usman
Wakil Ketua                       :  Ny.  Ardian Ari
Sekretaris                          :  Ny. Suliyantin
Anggota                            :  Ny. Pawoto

Kelompok Kerja II
Ketua                                :  Ny.  Syaifudin
Wakil Ketua                       :  Ny.  Sri Endah P.
Sekretaris                          :  Ny.  Tariati
Anggota                            :  Ny.  Endang S.
Anggota                            :  Ny. Rini S.

Kelompok Kerja III
Ketua                               :  Ny. Heni Erliswati
Wakil Ketua                      :  Ny. Muryadi
Sekretaris                         :  Ny. Evi Nurul Q.
Anggota                           :  Ny. Ayu
Anggota                           :  Ny. Yuni
Kelompok Kerja IV
Ketua                               :  Ny. Dr. Wahyu W.
Wakil Ketua                      :  Ny. Puji Rahayu
Sekretaris                         :  Ny. Yuliati
Anggota                           :  Ny. Anik
Anggota                           :  Ny. Damanhuri

PELATIHAN PENGOLAHAN DAUR ULANG SAMPAH DI DESA PUNGPUNGAN


Sebagian orang menilai sampah hanyalah barang bekas yang tak ternilai, mungkin bisa dikatakan bernilai walaupun dihargai dengan nilai yang rendah. Namun siapa sangka dari hasil kerja keras serta ketekunannya, Para Ibu PKK di desa pungpungan mengolah limbah-limbah plastik, kain, serta barang-barang yang sudah tidak terpakai lagi. membuat dan berkarya dari bahan bekas atupun sampah ini bisa si sulap oleh tangan - tangan kreatif menjadi suatu barang atau produk yang bernilai tinggi.
Ketika kita membeli sebuah produk, tentunya kita akan segera membuangnya jika produk tersebut sudah habis isinya. Kemasannya kita buang begitu saja, jarang sekali orang memikirkan bagaimana barang tersebut jika dimanfaatkan. Padahal, apabila kita melihat dari kacamata wirausaha kemasan tersebut bisa menjadi lahan bisnis dan punya peluang besar untuk dikembangkan.

Jumat, 02 September 2016

PERSIAPAN PELATIHAN LOMBA LCCK


Diruangan Camat Kalitidu dilanjuut kan ke Pendopo Kecamatan Kalitidu , Ibu - Ibu PKK Kecamatan Kalitidu  bersama dengan Ibu - ibu PKK Desa Se kecamatan kalitidu sedang berkoordinasi membahas persiapan lomba LCCK.

Ibu Camat langsung memimpin rapat terbatass terkait persiapan Lomba LCCK "bu camat  mengatakan kita semua satu tim jadi kita harus kompak "

Bu Camat  berharap atas nama PKK kecamatan Kalitidu apa yang kita lakukan sekarang ini semoga berbuah hasil yang tidak mengecewakan, maka dari itu kami  mempersiapkan segala sesuatu baik itu kelengkapan yang akan di perlukan dalam Lomba nanti.(sekr.pkk)


            

Kamis, 01 September 2016

KEBUN JAMBU DI MAYANGGENENG

selain kebun belimbing di desa Mojo dan Ngringinrejo di Kalitidu juga memiliki satu kebun lagi yaitu Kebun Jambu Merah yang berada di Desa Mayanggeneng.
Kebun Jambu tersebut terletak sekitar kurang lebih 1km dari Jalan raya , Kebun Jambu yang dikelola oleh Bpk Ali yang lebih dikenal masyarakat Pak ALI JAMBU tiap hari di kunjungi warga lokal maupan luar kota apalagi kalo akhir pekan dan musim liburan.

Lomba Masak Kaum Pria Yang di Selenggarakan Oleh Ibu - Ibu PKK



    
       Beginilah suasana keseruan lomba memasak untuk pria yang berlangsung di Lapangan TWU Desa Sumengko Kecamatan kalitidu. Puluhan peserta dari kaum pria ini bersaing untuk menjadi pemenang dalam lomba memasak yang di adakan oleh tim PKK Desa Sumengko dalam rangka hari kemerdekaan indonesia yang ke 71. Setiap tim terdiri dari 4 orang yang akan menyiapkan 1 menu masakan favorit mereka. beberapa di antara peserta mengaku baru pertama kali memasak. Tak heran juri dari kalangan ibu rumah tangga mengeluarkan ekspresi beragam saat mencicipi masakan dari para peserta lomba tersebut.